4 Perbedaan Genset Diesel dan Bensin

Generator set atau biasa dikenal dengan sebutan genset menjadi barang yang paling dicari ketika terjadi pemadaman listrik dalam kurun waktu lama.

Genset dapat dengan mudah ditemukan di pasaran dan tersedia dalam berbagai jenis dan ukuran, tinggal sesuaikan dengan kebutuhan.

Secara umum genset terbagi menjadi 2 jenis yakni genset diesel dan genset bensin. Meskipun memiliki fungsi yang sama, ternyata kedua genset tersebut memiliki beberapa perbedaan.

Untuk mengetahui lebih lanjut apa saja perbedaan antara genset diesel dan genset bensin, mari simak penjelasannya di bawah ini.

1. Cara Kerja

Genset Diesel

Sesuai namanya, genset diesel merupakan genset yang menggunakan mesin diesel dan menggunakan solar sebagai bahan bakarnya. Cara kerja genset ini dengan mengkonversi solar menjadi energi mekanik untuk menghasilkan pembakaran.

Mesin yang terdapat pada genset diesel memanfaatkan udara yang dikompresi untuk melakukan pembakaran bahan bakar solar. Perlu diketahui, mesin diesel tidak ada campuran udara dan bahan bakar di luar silinder.

Sebab pada umumnya genset diesel mempunyai silinder antara 2 hingga 16 silinder, tergantung dari tipe dan merek genset diesel.

Genset Bensin

Genset bensin menggunakan bensin sebagai sumber bahan bakarnya. Cara kerja dari genset bensin yakni dengan pembakaran yang disuplai oleh listrik tegangan tinggi terlebih dahulu.

Selanjutnya listrik tersebut akan menghasilkan percikan bunga api pada celah busi yang berguna untuk membakar gas atau bensin lalu mengaktifkan mesin genset.

Besarnya kapasitas dari genset bensin lebih rendah daripada genset diesel, yakni maksimal hanya sekitar 10 Kw atau 10.000 watt.

2. Harga

Harga jual genset diesel lebih mahal dibandingkan dengan genset dengan menggunakan bensin. Meskipun begitu, kapasitas listrik yang dihasilkan jauh lebih besar yakni sekitar 5000 watt hingga 2.000.000 watt.

Harga dari genset bensin umumnya tergantung dari seberapa besar watt atau kapasitas listrik yang dihasilkan. Harga genset bensin juga tergantung dari spesifikasi yang dimilikinya.

Harganya akan semakin mahal apabila genset tersebut dilengkapi dengan fasilitas electric start, yakni genset akan menyala secara otomatis apabila terjadi pemadaman listrik.

Tentu saja harga genset bensin menjadi semakin murah apabila kapasitas yang dimilikinya tidak terlalu besar serta tidak terdapat fasilitas electric start.

3. Suara yang Dihasilkan

Genset diesel mempunyai torsi yang cukup besar, akan tetapi mekanisme kompresi tinggi. Tidak heran jika genset diesel mengeluarkan suara yang sangat bising.

Suara yang dihasilkan oleh genset bensin lebih halus dibandingkan dengan genset diesel. Hal ini disebabkan karena mekanisme kompresi yang dimilikinya cukup rendah ketika melakukan proses pembakaran.

Meskipun menghasilkan suara yang tidak terlalu bising, ternyata mesin genset bensin memiliki performa horse power yang sangat besar.

4. Daya Tahan

Daya tahan dari genset diesel cukup lama dibandingkan dengan genset bensin, sebab mesin yang terdapat pada genset diesel tidak mudah panas.

Bahkan biaya perawatan dari genset diesel untuk memproduksi listrik per kilowatt berkisar 30-50% saja, atau lebih rendah dan irit dibandingkan dengan genset bensin.

Genset bensin memiliki masa usia yang tidak terlalu lama dibandingkan dengan genset diesel. Hal ini disebabkan karena mesin yang lebih cepat panas, serta proses pembakaran gas yang membutuhkan percikan api dari busi.

Tidak heran jika biaya perawatan genset bensin cukup mahal. Bahkan genset bensin juga lebih boros bahan bakar daripada genset diesel.