3 Cara Menggunakan Pembuka Kaleng

Kaleng telah banyak digunakan sebagai wadah atau tempat penyimpanan bahan-bahan makanan dan minuman. Menyimpan makanan dan minuman di dalam kaleng diyakini dapat menghindari proses kontaminasi dan terhindar dari kebocoran.

Meskipun demikian, banyak orang mengalami kesulitan saat membuka kaleng. Tidak sedikit diantaranya menggunakan cara manual seperti menggunakan benda-benda tajam misal pisau untuk dapat membuka kaleng dengan cepat. Padahal cara tersebut dianggap berbahaya karena dapat melukai tangan apabila tidak dilakukan dengan hati-hati.

Seiring berkembangnya zaman, telah ditemukan pembuka kaleng yang memberikan kemudahan ketika ingin membuka kaleng. Pembuka kaleng hadir dengan beragam model dengan cara kerja yang sama, yakni memotong pinggiran atau tepi kaleng. Cara membuka kaleng dengan pembuka kaleng cukup sederhana, hanya saja dibutuhkan latihan beberapa kali agar berhasil.

Agar tidak mengalami kesulitan saat membuka kaleng dengan pembuka kaleng, simak cara-cara menggunakan pembuka kaleng berikut ini!

Cara Menggunakan Pembuka Kaleng Manual

manual

Pembuka kaleng manual tersusun atas beberapa bagian yakni dua buah lengan panjang atau tuas, bagian pegangan yang digunakan untuk memutar kaleng yang terdiri atas roda dan poros, serta bagian roda gerigi besi atau pasak sebagai pemotong kaleng.

Cara Penggunaan

  1. Rentangkan lengan panjang atau tuas pembuka kaleng. Posisikan pasak (roda gerigi besi) pada bagian pinggir kaleng. Pasak ini akan secara otomatis selaras dengan bagian pinggir kaleng apabila posisi telah sesuai. Beri tekanan yang kuat pada bagian tuas sesuai arah ketika dikatupkan.
  2. Jika posisi telah tepat, lalu putar pegangan searah jarum jam atau buat gerakan roda gerigi berputar maju. Perlu diingat apabila posisi tidak tepat, pembuka kaleng dapat terlepas dari kaleng. Terus putar pegangan hingga kaleng terbuka dengan sempurna.
  3. Pada saat memutar pegangan, pastikan untuk tetap menekan pembuka kaleng pada bagian tepi kaleng. Ketika roda gerigi besi sudah berputar penuh mengelilingi bagian tepi kaleng, angkat penutup kaleng dengan perlahan lalu buang.
  4. Hati-hati saat menyentuh bagian penutup kaleng karena bagian pinggirnya sangat tajam.

Cara Menggunakan Pembuka Kaleng Model Klasik

model klasik

Pembuka kaleng model klasik ini dikenal juga sebagai pisau penusuk sebab bentuknya yang seperti pisau dengan bagian ujung yang tajam. Meskipun pembuka kaleng ini tergolong klasik, namun masih banyak orang menggunakannya karena dianggap lebih mudah.

Cara Penggunaan

  1. Posisikan bagian pisau pembuka kaleng secara tegak lurus dekat di tepi bagian atas kaleng.
  2. Secara perlahan, tekan pembuka kaleng ke arah bawah hingga menembus bagian atas kaleng.
  3. Pastikan posisi pisau pembuka kaleng berada pada kedalaman yang tepat. Jika tidak, pisau dapat terpental dan hal tersebut dapat melukai bagian tangan.
  4. Kemudian pegang pembuka kaleng dengan posisi pisau menghadap ke bawah. Secara perlahan tarik bagian pegangan pembuka kaleng ke arah bawah. Usahakan untuk tetap sejajar dengan bagian tepi kaleng.
  5. Tarik ke atas atau posisikan pembuka kaleng seperti semula, lalu tarik kembali ke arah bawah secara perlahan dan tetap mempertahankan posisinya sejajar dengan bagian tepi kaleng.
  6. Lakukan gerakan tersebut secara berulang-ulang hingga seluruh bagian tepi kaleng terbuka sempurna.
  7. Jika penutup kaleng telah terbuka, angkat secara perlahan. Hati-hati saat mengangkat bagian tutup kaleng karena memiliki tepian yang tajam.

Cara Menggunakan Pembuka Kaleng Elektrik

elektrik

Sesuai dengan namanya, pembuka kaleng ini menggunakan baterai sebagai sumber tenaganya. Ukurannya kecil, ringan, dan mudah digenggam. Cara penggunaannya cukup mudah dan praktis karena tidak membutuhkan tenaga lebih untuk membuka sebuah kaleng.

Cara Penggunaan

  1. Pastikan jika pembuka kaleng elektrik ini telah terpasang oleh baterai agar mesin dapat menyala.
  2. Posisikan pembuka kaleng pada bagian atas kaleng. Pastikan jika posisi roda besi berada di bagian tepi luar kaleng.
  3. Lalu tekan tombol yang terdapat pada pembuka kaleng untuk menyalakan mesinnya.
  4. Pembuka kaleng akan bergerak secara otomatis mengelilingi bagian tepi luar kaleng secara perlahan.
  5. Jika sudah kembali pada titik awal, matikan mesin pembuka kaleng dengan cara menakan tombol di pembuka kaleng.
  6. Angkat pembuka kaleng dari kaleng. Kemudian secara perlahan buka penutup kaleng dari badan kaleng.
  7. Hasil potongan menggunakan pembuka kaleng elektrik ini rapi dan tidak tajam di bagian pinggir sehingga tidak akan menimbulkan goresan saat terkena tangan. Bahkan hasil pembuka kaleng ini dapat dijadikan penutup kaleng.

Itulah tadi cara menggunakan pembuka kaleng berdasarkan jenis atau modelnya. Sebelum membuka kaleng, pastikan jika peralatan yang digunakan harus dalam kondisi bersih dan steril, termasuk kaleng yang akan dibuka. Gunakan peralatan yang memiliki kualitas terbaik dan terbuat dari material yang kuat serta tidak mudah berkarat.

Ketika membuka kaleng, pastikan posisi kaleng berada pada bidang datar atau beri alas seperti kain bersih agar kaleng tidak bergeser saat dibuka, khususnya menggunakan pembuka kaleng manual ataupun dengan pembuka kaleng klasik. Selain itu, jika belum ada pengalaman membuka kaleng sebaiknya cari pendamping yang telah berpengalaman untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menginspirasi.